Berkunjung ke tempat wisata di Bandung

Bandung menawarkan beragam tempat wisata yang lengkap dan populer mulai dari wisata alam hingga wisata kuliner semua lengkap ada disini. Jadi tak ada salahnya berkunjung ke tempat wisata di Bandung baik untuk berlibur maupun berakhir pekan bersama teman atau keluarga.

Yuk, Lihat beberapa rekomendasinya bagi kamu yang ingin berkunjung ke tempat wisata di Bandung

1. Gunung Tangkuban Perahu

berkunjung ke tempat wisata di bandung

Gunung yang berlokasi di utara kota bandung ini sudah lama menjadi tempat wisata yang populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Gunung ini mempunyai ketinggian 2.084 meter dengan suhu rata-rata 17 oC di siang hari dan 2 °C di malam hari.

Ada sebuah legenda yang sudah terkenal di masyarakat Jawa Barat yang menceritakan tentang asal usul terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu ini.

Legenda tersebut bercerita tentang seseorang bernama Sangkuriang yang jatuh cinta dan ingin menikahi ibunya sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Untuk menggagalkan niat anaknya itu, Dayang Sumbi pun meminta syarat dibuatkan perahu dan juga danau dalam satu malam.

Sangkuriang pun menyanggupi permintaan Dayang Sumbi tersebut. Namun ketika sudah akan selesai, dayang sumbi pun kembali menggagalkan usaha anaknya tersebut dengan cara membuat ayam tersebut berkokok padahal belum pagi hari.

Karena kesal tidak berhasil membangun perahu dan juga danau tersebut, akhirnya sangkuriangpun menendang perahu tersebut dan perahu itupun akhirnya terbalik. Perahu inilah yang akhirnya menjadi gunung tangkuban perahu.

Namun setelah dilakukan penelitian oleh para ahli geologi, didapatkan hasil bahwa Gunung Tangkuban Perahu ini terbentuk dari letusan gunung sunda yang terjadi pada zaman pra sejarah.

Gunung ini mempunyai 9 kawah yang  masih aktif, bahkan ada beberapa kawah yang terlarang untuk dikunjungi karena mengandung uap beracun. Nama-nama kessembilan kawah tersebut adalah Kawah ratu,upas, Domas, Baru, Jurig, Badak, Jurian, Siluman, dan Paguyuban Badak.

Kawah-kawah tersebut menpunyai pemandangan yang begitu mengagumkan. Dari kesembilan kewah tersebut yang menjadi favorit dan dikunjungi banyak wisatawan adalah kawah Ratu, Kawah Domas, dan Kawah Baru.

Lokasi Gunung tangkuban perahu ini dapat dicapai sekitar 50 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dari kota Bandung. Namun sebelum peri kesini sebaikan pengunjung memeriksakan kendaeaannya terlebih dahulu karena kondisi jalan yang menanjak.

Kawasan wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB, Harga tiket masuknya sendiri juga terbilang cukp murah, yaitu 20.000 rupiah saat hari biasa dan 30.000 rupiah saat akhir pekan.

Untuk berwisata ke tempat ini disarankan untuk membawa baju hangat karena suhunya udara di Gunung Tangkuban perahu ini terbilang cukup dingin. Selain itu, bagi yang tidak tahan bau menyengat belerang disarankan untuk menggunakan masker pelindung.

2. Cihampelas Walk (Ciwalk)

berkunjung ke tempat wisata di Bandung

Bagi yang ke Bandung untuk berwisata belanja alias shopping, jangan sampai melewatkan Cihampelas Walk atau yang lebih populer disebut Ciwalk. Pusat Perbelanjaan yang berdiri sejak 2004 ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang bisa mengakomodir seluruh kebutuhan pengunjung dalam satu tempat.

Salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Bandung ini menawarkan kenyawanan dan udara alami khas Bandung bagi para pengunjungnya. Satu hal yang unik di pusat perbelanjaan ini adalah  tema suasana yang berbeda ketika mengunjungi tempat ini di siang, sore, maupun malam hari.

Tempat wisata Cihampelas Walk seluas 3,5 hektar ini memadukan konsep indoor dan outdoor. Sehingga selain bisa menikmati kenyamanan dan kemewahan berbelanja, pengunjung sekaligus kesejukan udara kota Bandung.

Kawasan di Cihampelas Walk ini Terbagi dalam beberapa zona seperti pusat perbelanjaan, pusat hiburan,pusat permainan,pusat kuliner, dan lainnya.  Di zina-zona tersebut sudah ada tenant-tenant yang siap melayani para pengunjung,

Lokasi cihampelas walk ini cukup mudah dijangkau baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari arah stasiubn Bandung, penunjung hanya memerlukan waktu 15 menit untuk sampai ke lokasi wisara ini.

Waktu Jam operasional Cihampelas walk ini adalah setiap hari mulai dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Untuk informasi terupdate dan juga promo-promo yang sedang belangsung di Cihampelas walk bisa di lihat di sini.

Baca Juga : wisata terhits di Bandung

3. Observatorium Bosscha

berkunjung ke tempat wisata di bandung

Jika ingin berwisata edukasi mengenai astronomi, kamu bisa berkunjung ke tempat wisata di Bandung yang satu ini. Tempat ini merupakan salah satu tempat peneropongan terbesar dan tertua yang ada di Indonesia.

Pembangunan Obervatorium seluas 6 hektar ini dimulai dari tahun 1925 oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda. Nama Bosccha  dipakai sebagai nama dari observatorium ini sebagai penghargaan untuk K.A.R Bosscha dalam membentuk NISV untuk mendirikan observatorim ini.

Setelah akhirnya diserahkan kepada pemerintah Indonesia, kini observatorium Bosscha menjadi lembaga riset dibawah naungan FMIPA Institut Teknologi Bandung. Sebagai observatoium terbesar di Indonesia, Observatorium Bosscha juga menjadi pusat penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu astronpmi di Indonesia.

Observaorium bosscha ini setidaknya mempunyai 10 Teleskop yang masih aktif. Namun dari kesepuluh teleskop tersebut, yang paling terpopuler adalah teropong ganda Zeiss. Teropong ini berada di sebuah bangunan dengan kubah raksasa yang dapat dibuka tutup.

Selain beragam teleskop yang ada di Observatorim Bosscha ini, pemandangan yang ada di kompleks observatorium ini juga sangatlah indah. Rumah-rumah kuno yang sudah dibangun sejak zaman Belanda serta lapangan dengan rmput hijau yang terhampar luas semakin mempercantik lingkungan kompleks  tersebut.

Sebenarnya untuk mengunjungi lingkungan observatoroum Bosscha ini tidak memerlukan tiket. Namun jika ingin masuk ke bangunan tersebut diharuskan mendaftar terlebih dahulu dan membayar biaya pendaftaran sebesar 15.000 rupiah.

Untuk info lebih lanjut mengenai pendaftaran ke Observatorium Bosscha dapat mengunjungi website resminya di sini

4. Gedung Sate

berkunjung ke tempat wisata di bandung

Gedung tempat Gubernur Jawa Barat berkantor ini menjadi salah satu Ikon kebanggaan masyarakat Jawa Barat, terkhusus Bandung. Tempat ini adalah salah satu yang wajib didatangi ketika berkunjung ke Bandung.

Tempat seluas kurang lebih 28 hektar ini mempunyai ciri khas ornamen tusuk sate pada menara utama nya. Pembangunan gedung sate yang dilakukan tahun 1920 dan selesai pada September 1924 diarsiteki oleh seorang insinyur Belanda bernama J.Gerber.

Saat masuk ke gedung sate ini, hal pertama yang ditemui adalah seperangkat gamelan khas sunda yang dimainkan di acara tertentu. Di lantai 4 pengunjung dapat menggunakan teropong untuk melihat pemandangan sekitar gedung dan juga melihat foto-foto kegiatan gubernur dan beragam cinderamata dari Jawa barat

Keindahan gedung sate ini semakin lengkap dengan taman yang ada di sekeliling kompleks gedung tersebut yang ditata dan dikelola dengan baik.

Gedung sate dibuka untuk umum pada hari libur dan akhir pekan saja, dan untuk masuk ke dalamnya perlu mendapat izin terlebih dahulu..

Pada hari minggu lingkungan halaman di gedung sate ini juga dapat digunakan masyarakat untuk  bersantai maupun berolahraga di tempat tersebut. pengunjung juga bisa berbelanja dengan harga murah di pasar kaget yang ada di depan kawasan gedung tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

scroll to top